Author Topic: M&I (Money and I Magazine) Vol. 92  (Read 255 times)

Offlinesongyou

Hero Member

M&I (Money and I Magazine) Vol. 92
| October 09, 2017, 04:25:29 PM

Vol. 92 - M&I

Sejak tahun 2010, lebih dari 70 investasi atau akuisisi perusahaan startup terjadi di Indonesia, mulai dari akuisisi Detik.com oleh Para Group milik Chairul Tanjung (sekarang Transcorp), sampai dengan akuisisi Disdus oleh Groupon. Bahkan Bakrie Global Group sebagai investor asal Indonesia, turut berinvestasi di media sosial yang berbasis di Amerika, Path. Padahal, jika melihat catatan keuangan sejumlah startup pada tahun 2016 lalu, justru terbilang miris. Uber merugi, Twitter merumahkan ratusan karyawannya karena hal yang sama, bahkan 'dedengkot' industri digital Yahoo, dijual setelah 21 tahun menjadi perusahaan independen. Namun berbagai kondisi itu tidak menjadikan rintisan digital kehilangan pesonanya, sampai hari ini, masih terus berdatangan investor yang tertarik untuk berinvestasi di industri ini, menggelontorkan modal untuk subsidi agar produk rintisan bisa dijual murah -bahkan gratis- sekalipun rugi. Lalu apa yang sebenarnya dikejar oleh para investor tersebut? Simak pembahasannya pada rubrik "Special Feature", serta artikel-artikel menarik lainnya hanya di Majalah M&I edisi kali ini.


Download Majalahnya di sini


Aplikasi MAJALAH INDONESIA tersedia untuk iOS,Android,dan Windows